Bercinta Saat Hamil Berbahaya atau Tidak?

By | Desember 9, 2016

Pandangan Medis Tentang Bercinta Saat Hamil


 

Pasangan yang baru dikaruniai seorang anak akan menjadi pelengkap dalam kehidupan rumah tangganya. Mungkin kebanyakan pasangan akan lebih berhati – hati untuk anak pertama di kehidupan mereka. dan inilah juga berlaku untuk bercinta saat pasangan anda sedang hamil. Mungkin anda akan ragu untuk melakukannya dengan alasan demi menjaga kandungan. Viagra akan memberikan informasi tentang pandangan medis untuk bercinta disaat hamil.

Bercinta saat hamil diperbolehkan akan tetapi sebelum itu harus konsultasi terlebih dahulu kepada dokter kandungan untuk masalah ini. Jika anda ingin bercinta saat hamil mungkin posisi tradisional dimana pria yang diatas menjadi posisi yang paling nyaman untuk wanita hamil. Hal ini juga di khawatirkan jika wanita hamil terlalu lama berbaring terlentang dapat membuta pembuluh darahnya tertekan oleh janin. Kondisi ini yang sering terjadi di trimester ketiga ini menyebabkan tekanan pada panggul dan membuat kepala pening. Sehingga posisi bercinta yang paling dianjurkan dari belakang atau samping.

Sementara, seks oral aman dilakukan selama pasangan Anda tidak meniupkan udara ke dalam vagina. Tiupan ini dapat mengakibatkan pembuluh darah terhambat dan menyebabkan emboli udara. Kondisi yang dapat mempengaruhi jantung ini mengakibatkan konsekuensi yang mengancam nyawa bayi.

Selain itu, seks anal tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan persebaran infeksi bakteri dari dubur ke vagina. Aktivitas ini juga tidak dianjurkan terutama pada wanita hamil yang mengidap hemoroid.

Saat berhubungan seks, Anda juga disarankan menggunakan kondom untuk mencegah kemungkinan infeksi yang dapat membahayakan kesehatan bayi dan kehamilan Anda.

Adakah Risiko yang Mungkin Timbul?

Bayi Anda dilindungi cairan ketuban dan otot yang kokoh menopang rahim. Orgasme dengan atau tanpa senggama tidak akan menyebabkan bayi Anda lahir prematur. Namun hubungan seks dapat tetap berisiko menyebabkan gangguan pada janin, yaitu:

  • Kromosom yang tidak normal atau sejumlah kondisi lain dapat berpotensi menyebabkan keguguran.
  • Kontraksi uterus. Namun jenis kontraksi ini berbeda dengan yang Anda rasakan menjelang kelahiran bayi.
  • Meski berhubungan seks saat hamil pada umumnya aman, namun ada beberapa kondisi saat ibu hamil sebaiknya menghindari aktivitas ini:
  • Mengalami pendarahan yang tidak terjelaskan.
  • Mengalami kebocoran air ketuban.
  • Punya riwayat persalinan prematur.
  • Leher rahim terbuka terlalu awal.
  • Mengalami placenta privea, yaitu saat plasenta melekat pada bagian bawah rahim sehingga menutupi bukaan leher rahim.

Jika Enggan Berhubungan Seks

Fluktuasi hormon, mual, dan kelelahan dapat membuat Anda enggan bersenggama. Ini merupakan hal yang normal. Ada banyak cara untuk mempertahankan intimasi, seperti memijat, memeluk, mencium. Hubungan seksual juga dapat dilakukan tanpa senggama. Saling menghubungi lewat telepon dan pesan singkat juga adalah cara termudah untuk tetap dekat.

VIAGRA ASLI JUAL VIAGRA – Viagra Asli adalah obat kuat para pria yang di setujui FDA digunakan untuk mengobati masalah disfungsi ereksi, mengatasi ejakulasi dini dan mengatasi impotent dalam hubungan sex. Untuk pemesanan KLIK! DISINI http://www.viagraasli-original.com/ | HOTLINE : 081340003111

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *